Saturday, May 2, 2020

Big Data

Big data adalah kumpulan data yang lebih besar dan lebih kompleks, terutama dari sumber data baru.Set data ini sangat banyak sehingga software pemrosesan data tradisional tidak dapat mengelolanya. Namun, sejumlah besar data ini dapat digunakan untuk mengatasi masalah bisnis yang sebelumnya tidak dapat Anda tangani.
Salah satu penjelasan paling mudah dimengerti tentang big data adalah pengumpulan dan penggunaan informasi dari berbagai sumber untuk membuat keputusan yang lebih baik. Big data bisa dibilang sebagai sebuah konsep tentang kemampuan kita untuk mengumpulkan, menganalisa, dan mengerti jumlah data yang cukup besar yang datang setiap harinya.
Istilah "big data" mengacu pada data yang sangat besar, cepat, atau kompleks sehingga sulit atau tidak mungkin untuk diproses menggunakan metode tradisionalTindakan mengakses dan menyimpan sejumlah besar informasi untuk analitik sudah ada sejak lama. Tetapi konsep big data mendapatkan momentum di awal 2000-an ketik analis industri Doug Laney mengartikulasikan definisi big data yang sekarang- mainstream sebagai tiga V:

Volume. Ukuran data memang penting. Sesuai dengan namanya, Anda perlu memproses volume data yang cukup besar untuk big data.
Velocity. Velocity disini adalah kecepatan yang sangat cepat di mana data diterima dan (mungkin) langsung digunakan. Biasanya, kecepatan tertinggi aliran data langsung ke memori dibandingkan yang ditulis ke disk. Beberapa smart devices yang menggunakan internet beroperasi dalam waktu nyata atau mendekati waktu nyata dan akan memerlukan evaluasi dan tindakan secara real-time.
Variety. Variety yang dimaksud disini adalah berbagai jenis data yang tersedia. Jenis data tradisional biasanya lebih terstruktur. Dengan semakin berkembangnya big data, ada juga data yang belum terstruktur. Data yang belum terstrukur atau semi terstruktur seperti text, audio, dan video memerlukan waktu untuk diproses agar Anda bisa tahu arti dari data-data ini.
Selain ketiga V di atas, ada dua V lain juga sering disebut-sebut: Value (nilai) dan Veracity (kejujuran).
Data tentunya memiliki value, tetapi itu belum ada gunanya sampai value itu ditemukan. Sama pentingnya: seberapa jujur ​​(veracity) data Anda — dan seberapa banyak Anda dapat mengandalkannya?

Manfaat Pemberdayaan Big Data :

Serangkaian teknologi baru yang ditujukan untuk memberdayakan Big Data telah memungkinkan direalisasikannya suatu nilai dari Big Data. Sebagai contoh, pebisnis retail online dapat mempelajari perilaku para pengunjungnya berdasarkan data hasil web click tracking. Dengan mengetahui perilaku konsumen maupun calon konsumennya, maka dimungkinkan untuk menerapkan strategi baru guna meningkatkan penjualan, mengatur harga dan stok barang secara efisien. Institusi pemerintah maupun Google dapat mendeteksi timbulnya suatu wabah penyakit dengan memanfaatkan informasi yang mengalir di media sosial. Perusahaan minyak dan gas dapat menggunakan output dari sensor-sensor pada peralatan pengeboran untuk menemukan teknik pengeboran yang lebih aman dan efisien.
Jadi, dengan mendayagunakan database Big Data, operasional perusahaan dapat melakukan penghematan pengeluaran, meningkatkan keuntungan, dan mencapai sasaran-sasaran bisnis lainnya. Dalam hal ini paling tidak, ada 3 hal yang dapat diraih oleh perusahaan yang menerapkan teknologi Big Data, yakni:

1. Membuat aplikasi baru. Big Data memungkinkan suatu perusahaan untuk mengumpulkan data-data real time dari produk-produk yang mereka pasarkan, dari sumber daya yang digunakan, dan data-data yang berkaitan dengan pelanggannya. Data-data ini dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalkan kepuasan pelanggan ataupun untuk efisiensi penggunaan sumber daya. Sebagai contoh, sebuah kota besar di Amerika Serikat telah menggunakan MongoDB, sebuah document based NoSQL database, untuk menurunkan angka kejahatan dan meningkatkan pelayanan umum dengan mengumpulkan dan menganalisa data geospatial secara real-time dari 30 departemen yang berbeda.
2. Meningkatkan efektifitas dan menurunkan biaya dari aplikasi yang telah ada. Teknologi Big Data dapat menggantikan sistem berspesifikasi tinggi yang mahal dengan sistem yang dapat dijalankan dengan spesifikasi standar. Disamping itu, karena banyak teknologi Big Data yang sifatnya open source, tentu mereka dapat diimplementasikan dengan biaya yang lebih murah dibandingkan teknologi yang hanya dimiliki dan dijual oleh suatu perusahaan.
3. Meningkatkan loyalitas pelanggan. Dengan semakin banyaknya data yang bisa diakses oleh berbagai bagian dalam suatu organisasi, juga dengan semakin cepatnya update yang dilakukan pada data-data tersebut, akan memungkinkan respon yang makin cepat dan akurat pula terhadap berbagai permintaan pelanggan.

Kesimpulan :
Sejak memasuki era informasi. Kini banyak orang yang berlomba-lomba untuk memiliki informasi penting yang berguna dalam pengembangan bisnis atau bahkan bisa dikomersialisasikan. Namun, untuk mendapatkan informasi-informasi penting / pola penting terhadap suatu industri memerlukan data yang jumlahnya tidak sedikit. Bisa memang menggunakan metode sampling, namun untuk menghasilkan informasi yang lebih presisi dibutuhkan data yang memiliki volume tidak sedikit. Oleh karena itu, munculah istilah big data. Tidak semua data yang memiliki size besar itu bisa disebut big data. Ada 3 kategori yang harus dipenuhi. Yang pertama adalah volume. Kedua yaitu variasi. Ketiga adalah velocity. 
Dengan hadirnya big data, tentu membutuhkan teknologi pendukung untuk memunculkan sifat keekonomian data. Dengan naik daunnya teknologi big data, banyak teknologi pendukung yang bermunculan. Dari banyaknya teknologi pendukung big data, ada beberapa teknologi pendukung big data yang perlu kamu tahu. Pertama yaitu hadoop ecosystem. Selain itu adalah teknologi Artificial Intelligence. Yang terakhir adalah blockchain. 
Big Data membawa beberapa manfaat yang akan berguna untuk bisnis. Manfaat yang pertama adalah meningkatkan efektifitas dan efisiensi bisnis. Dengan peningkatan efektifitas dan efisiensi bisnis, big data memberikan manfaat lain yaitu berupa optimalisasi cost. Selain itu, big data juga bisa menghadirkan informasi yang berguna untuk pengembangan produk. Produk dapat semakin disesuaikan dengan minat pasar dan lainnya.
Mungkin sekian penjelasan mengenai tentang Big Data semoga bermanfaat gaesss 😊😊




Thursday, April 9, 2020

Cara Memasukan MS Powerpoint Ke Blog




Hallo, kali ini saya akan memberikan tips bagaiman cara menyisipkan MS Powerpoint ke dalam blog

Yukkk ikutin langkah-langkahnya :)

1. Kita harus siapkan terlebih dahulu PPT yang mau kita masukan ke blog

2. Masukan PPT yang mau di masukan ke blog ke Google Drive terlebih dahulu, lalu tunggu sampai proses selsai


3. Setelah itu kalian bisa klik kanan pada PPT tersebut lalu klik "Get shareable link"


4. Setelah muncul tampilan seperti itu kalian klik "Link sharing on" sampai berwarna hijau lalu klik "Sharing setting"


5. Lalu akan muncul tampilan seperti itu dan kalian bisa klik lalu ke more -> ganti anyone with the link menjadi public on the web -> done


6. Setelah itu klik kanan lagi di PPT lalu kalian buka menggunakan Google Slide


7. Setelah terbuka di Google Slide kalian klik pada bacaan file lalu klik "publish to the web"


6. Setelah terbuka tampilan seperti itu kalian centang yang bacaan "start slide show" yang ada di Link dan Embed dan kalian rubah ukuran Slide Size menjadi Small lalu klik publish dan ok pada tampilan yang ada diatasnya


7. Lalu akan muncul tampilan seperti ini kalian copy link tersebut dengan menekan Ctrl + C


8. Lalu buka blooger.com dan klik pada new post


9. Lalu paste link yang sudah di copy tadi pada bagian Html dengan menekan Ctrl + V dan jangan lupa berikan judul pada post title setelah semua sudah kalian klik publis yang berwarna oren


10. Setelah di klik publish kalian bisa melihat blog yang sudah tersedia PPT nya



Mudahkannnnn, Selamat mencoba :)))

Untuk lebih jelas kalian bisa menonton video dibawah ini.

Cloud Storage

Thursday, April 2, 2020

Dampak Positif Teknologi Dengan Adanya Wabah Corona



   Belakangan ini kita sedang di hebohkan dengan wabah virus yang menyerupai flu pada umumnya namun yang membedakan virus ini dapat menyerang pada organ paru-paru yang mengakibatkan bisa sesak nafas dan mengakibatkan kematian. Pemerintah di seluruh dunia berupaya untuk memerangai virus ini dengan berbagai cara. Di Indonesia sendiri kita sebagai masyarakat dihimbau untuk tidak keluar dulu rumah dan tidak menghampiri kerumunan orang atau bisa dikenal Physical Distancing.
   
  Namun dengan adanya virus ini tentunya terdapat dampak positif salah satunya pemanfaatan teknologi yang dimana pasti semua orang menggunakan pemanfaatan teknologi ini. Dampak positif teknologi kita bisa tau tentang bagaimana cara menyikapi virus corona ini jadi kita tidak perlu khawatir dan tau cara menangani virus corona ini. Dan dengan adanya teknologi kita sebagai pelajar tidak perlu khawatir tertinggal pelajaran karena tidak dapat mengikuti pelajaran di kelas karena dengan pemanfaatan teknologi ini dapat belajar di rumah secara online dengan menggunakan aplikasi Skype, Zoom, Google Classroom, Dll. 




Salah satu pemanfaatan lain dari teknologi agar kita tidak merasa jenuh saat berada dirumah yaitu bermain game karena bermain game bisa menjadi hiburan di rumah di tengah wabah virus corona. Bahkan badan PBB WHO juga menganjurkan main game untuk menjaga kesehatan mental.

Hal ini diutarakan Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam pernyataan resmi WHO kepada media seperti dilihat detikINET, Kamis (26/3/2020). Ini sebenarnya adalah bagian dari pernyataan umum terkait perkembangan dan penanganan kasus COVID-19 di seluruh dunia.


Nah, Dirjen WHO secara khusus juga menyoroti masalah kesehatan mental warga dunia saat menjalani isolasi diri di rumah untuk mencegah penularan virus corona. Tedros menyarankan warga dunia main game sebagai hiburan selain cara lainnya.

"Dengarkan musik, baca buku atau main game," kata Tedros.

Big Data

Big data adalah kumpulan data yang lebih besar dan lebih kompleks, terutama dari sumber data baru.Set data ini sangat banyak sehingga ...